" Ciuman Nikmat " Biarkan Aku dan Kamu Tahu
Dilengkungan kedua bibirmu
Mengkilat bias cahaya butiran manis
Memikat rasa menenun mimpi
Yang belum selesai dirajut
Kuraba-raba tubuhmu bundar pun mungil
Kupegang erat - erat tangkai yang indah ditubuhmu nan manja
Perlahan-lahan jemari manisku
Pelan -pelan memutar, mengaduk dengan teratur
Dari bawah ke atas, dari atas ke bawah
Hingga ampas sayang menari layang
Ku cium kedua bibirmu
Kunikmati aroma manismu hingga memikat rasa
Di dalam sari-sarimu cukup kental manis gumpalan cinta para penikmat
Tak hanya wangi manismu asaku tak mau minggat
Manismu hidupkan imajinasiku
Engkau buruan penikmat saat dingin dan sepi
Engkau hangatkanku dikala gigilnya hujan
Lalu desah nafasku, engkaulah puisi pun bertumbuh ilusi
Engkau tak ada duanya manis saat mengecap
Seteguk dua teguk kunikmati manismu rasanya ingin tambah lagi dan lagi
Engkau memang hitam namun manis
Dan,
Engkau adalah..
K o p i k u.
Helung, 03 Desember 2019
Oleh : Hironimus Deo.



Komentar
Posting Komentar