PENTINGNYA BUDAYA MEMBACA, BERLITERASI UNTUK PRESTASI AKADEMIK SISWA/SISWI SMAN 2 MACANG PACAR
Sekilas pengantar coret-coret pagi.
Setiap manusia punya seni yang berbeda, dalam diri manusia juga tertanam seni untuk menjadi seorang yang baik untuk membangun serta menggerakkan.
Jauh dari Maumere anak murid kita ini memberikan gambaran tentang kegiatan literasi yang didapat dalam studinya. Kemudian kini Dia tak bosan- bosan berbagi untuk kita semua dan khusus untuk almamater tercinta SMAN 2 Macang Pacar, Mabar, Ntt.
Sebagai Pendidik dalam hal ini kita Antusias dan Apresiasi untuk anak didik kita. Menumbuhkembangkan bakat itu berawal dari dalam diri.
Pada zaman modern ini membaca sangatlah sulit dilakukan oleh sebagian besar masyarakat, bukan tidak adanya fasilitas yang memadai tetapi kesadaran dari masyarakt itu sendiri yang kurang. Pada hal membaca sangat perlu dan penting dalam kehidupan kita dan dalam menunjang prestasi akademik, yang dimana dapat meningkatkan keterampilan kita yang sangat tinggi dan kritis dalam bidang pengetahuan. Dalam hal ini membaca dapat menumbuhkan bertambahnya pengetahuan sejak dini dan menjadi generasi penerus dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang ada pada sebelumnya. Dan dalam dunia pendidikan, kita harus menyadari betapa pentingnya kehidupan membaca pada era modern ini. Yang dimana menimbulkan begitu banyak kasus yang melibatkan gaya kata-kata baru, seperti dalam kasus Covid-19. Dalam kasus ini, banyak masyarakat yang bingung dan bahkan tidak mengerti arti dari sebuah kata yang tren pada zaman korona ini. Dengan adanya bahasa yang tren ini masyarakat takut untuk berkomunikasi berkaitan dengan informasi kasus Covid-19.
Dengan kemajuan teknologi saat ini tak sepantasnya kita untuk terampilkan diri dalam hal membaca. Membaca sangat berguna bagi kehidupan kita, yang mana kala dapat menumbuhkan ide dan gagasan kita dalam bentuk tulisan. Dalam mengembangkan ide dan gagasan, kita perlu membaca buku dan media lainnya. Dan kebanyakan masyarakat dan bahkan anak sekolah yang menganggap sepele dan tidak penting dalam membaca buku. Dan begitu pun kalau membaca hanya sekedar membaca tanpa mempedulikan kaidah-kaidah dalam membaca. Sehingga pada akhirnya tidak mendapatkan tujuan dari keterampilan membaca. Sebagai mahasiswa atau siswa/siswa kita dituntut untuk memiliki minat dan bakat serta keterampilan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dengan banyak membaca. Tetapi sebagaian besar dari kita tidak menegetahui bagaimana cara membaca yang baik, benar, tepat serta cepat, dan hal ini membaca dengan memvokalkan apa yang dibaca, membaca sambil bergerak, sambil tidur dan membaca dalam kondisi tidak konsestrasi serta membaca karena keterpaksaan oleh guru atau pun masyarakat sekitar. Maka oleh karena itu diperlukan kemampuan untuk melakukan langkah yang efektif dalam membaca dan dapat memanfaatkan informasi yang kita dapat dari apa yang kita baca.
Tujuan Membaca
Membaca adalah untuk menambah wawasan kita tentang apa yang kita belum ketahui selain itu kita juga dapat memperoleh pemahaman dari apa yang sudah kita baca. Hal ini membaca sangat penting untuk dikembangkan guna untuk menambah wawasan peserta. Dan membaca juga salah satu untuk melatihkan otak kita dalam berpikir. Karena berpikir itu sangat penting. Ada pun orang yang suka dan senang membaca bahkan layaknya seperti kutu buku, tetapi tidak pernah memahami kaidah-kaidah dari buku yang dibacanya. Maka dalam hal ini kita harus berupaya, agar kita mengetahuai tujuan dari membaca buku. Apakah hanya menarik perhatian orang atau supaya orang memuji kita, bahwa kita seorang kutu buku.
Membaca juga memiliki sebuah tujuan yang mendasar, karena seseorang yang membaca dengan ada tujuannya tertentu. Dan membaca cendrung memahami dibandingkan dengan orang yang tidak mempunyai tujuan dalam membaca. (bdk. Farida Rahim, 2009) Tujuan membaca mencakup:
- Kesenangan
- Menyempurnakan membaca nyaringM
- Menggunakan strategi tertentu
- Memperbaharui pengetahuannya tentang suatu topik
- Mengaitkan suatu informasi baru dengan informasi yang telah diketahuinya
- Memperoleh informasi untuk laporan lisan atau pun tertulise
- Mengonfirmasikan atau menolak prediksi
- Menampilkan suatu eksperimen atau mengaplikasikan informasi yang diperoleh dari satu teks dalam beberapa cara lain dan memplajari tentang struktur teks
Dan dalam hal ini Waples (1967) dalam eksperimennya ia menemukan tujuan membaca yang berbeda dengan Farida Rahim, seperti:
- Membaca untuk tujuan memperoleh sesuatu yang bersifat praktis, misalnya cara membuat maskan, dll.
- Membaca dengan tujuan ingin mendapat rasa lebih (self image) dibandingkan orang lain dalam lingkungan pergaulannya. Misalnya seseorang akan merasa lebih bergengsi bila bacaannya majalah-majalah yang terbit diluar negeri
- Membaca untuk menghindari diri dari kesulitan , ketakutan, atau penyakit tertentu.
Mengapa Perlu Membaca?
Membaca merupakan salah satu kegiatan untuk memperoleh ilmu secara lisan maupun tulisan dalam upaya untuk mengasa kemampuan dalam proses belajar. Dengan membaca seorang bisa memperoleh banyak hal dari literature yang dibacanya, dan yang berguna dalam pristiwa atau hal-hal lainnya sebagai pengetahuan bagi dirinya dan kehidupannya. Namun masih banyak lagi kegunaan dari aktivitas membaca bagi seseorang. Seorang yang suka dan gemar membaca, akan memiliki pengetahuan yang sangat luas. Perbendaharaan kata yang banyak, horizon pemikiran yang terbuka, mampu berpikir kritis, kreatif dan konstruktif, dan yang lebih penting lagi adalah mampu menulis dengan baik. Seseorang tidak akan bisa menulis dengan baik jika ia malas membaca. Oleh karena itu, jika ingin menjadi penulis harus rajin membaca.
Namun realitas sekarang, ada kecendrungan dikalangan masyarakat pada umumnya dan kaum terpelajar khususnya yang enggan untuk membaca buku atau media-media lainnya. Pada hal begitu banyak buku yang dihasilkan oleh para penulis di Negeri ini dan begitu banyak media baik cetak maupun elektronik yang menyediakan informasi-informasi yang berguna. Namun kelimpahan literatur tersebut belum bisa mendorong masyarakat untuk aktif membaca. Oleh karena itu, jika ingin maju, memiliki pengetahuan yang luas, dan mau menjadi seorang yang hebat, mulailah membaca.
Dalam Konteks SMAN 2 Macang Pacar
Dalam konteks SMAN 2 Macang Pacar, para siswa/siswa pun dituntut untuk lebih memberikan waktu yang banyak untuk membaca buku atau media lainya. Apalagi sebagai tempat mencari dan menilik ilmu guna mencapai cita-cita yang aklak dikemudian hari. Buku pun memiliki peran yang sangat penting. Hal ini karena karya-karya para pecinta buku yang umumnya terdapat pada buku-buku yang mereka sudah baca atau dipublikasi secara umum. Dengan demikian, prestasi akademik sangat dipengaruhi dengan beberapa banyak buku yang telah dibaca.
SMAN 2 Macang Pacar adalah salah satu sekolah Negeri yang dimana segala fasilitas berkaitan dengan pendidikan, layak sudah mendukung dalam mengembangkan nalar peserta. Salah satunya pengembangan literasi. Dan dalam hal ini guru dan peserta atau murid sangat aktif dalam menyumbang segala gagasan atau ide yang dapat membuat mereka bekerja sama dalam mengembangkan literasi.
Dan menurut para guru atau pedidik di SMAN 2 Macang Pacar, tujuan dari adanya literasi adalah untuk dapat mengoptimalkan serta meningkat dalam hal menulis, membaca, berbicara, berhitung dan bahkan juga mendengar. Dan literasi ini sebagai perpustakaan dalam melanjutkan kemampuan baik guru maupun peserta didik. Dan literasi adalah suatu kegiatan atau aktivitas untuk lebih membudidayakan gerakan membaca dan menulis. Dan hal ini yang sedang di kembangkan oleh para guru dan siswa di SMAN 2 Macang Pacar, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
Oleh karena itu, membaca sangat perlu dilakukan dan dikembangkan baik siswa mapun guru. Dan hal ini bertujuan untuk membangun ide dan gagasan setiap orang. Dan dalam konteks SMAN 2 Macang Pacar, menulis dan membaca itu harus saling berkaitan erat. Bila kita menulis sesuatu, kita pada prinsipnya ingin agar sebuah tulisan baik berupa buku maupun media elektronik harus kita baca dan tanpa sebuah pemaksaan. Karna ini berkaitan dengan pengembangan daya nalar kita. Dengan demikian membaca sangat perlu agar kita dapat bisa menuangkan ide atau gagasan kita dalam bentuk menulis seperti yang dilakukan sekarang. Membaca itu adalah sebuah jendela untuk melihat situasi dan kondisi dunia terutama dalam dunia pendidikan. Banyak membaca banyak ide, sedikit membaca sedikit ide. Membacalah tanpa memandang dan memilih judul buku yang unik, dan dengan membaca kita akan memahami sendiri apa yang sedang kita baca.
Penulis/ Kontributor : Aldisius Jemadut ( Fr. Aldy)
Alumni SMA Negeri 2 Macang Pacar
Mahasiswa Semester IV
Komunitas St. Camillus de Lellis, Nita Maumere
Editor : Hironimus Deo
https//hironimusdeo.blogspot.com
Penulis/ Kontributor : Aldisius Jemadut ( Fr. Aldy)
Alumni SMA Negeri 2 Macang Pacar
Mahasiswa Semester IV
Komunitas St. Camillus de Lellis, Nita Maumere
Editor : Hironimus Deo
https//hironimusdeo.blogspot.com



Komentar
Posting Komentar