KATA BAKU DAN KATA TIDAK BAKU //Materi Bahasa Indonesia
KATA BAKU DAN TIDAK BAKU
Penyusun : Hironimus Deo, S.Pd.
Guru Bahasa dan Sastra Indonesia
SMAN 2 Macang Pacar
Penggerak Literasi SMAN 2 Macang Pacar. Manggarai Barat ,NTT
---------------------------------------------
A. Penjelasan mengenai kata baku
Kata baku adalah kata yang digunakan sudah sesuai dengan pedoman atau kaidah bahasa yang telah di tentukan, Atau kata baku merupakan kata yang sudah benar dengan aturan maupun ejaan kaidah bahasa Indonesia dan sumber utama dari bahasa baku yaitu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kata baku umumnya sering digunakan pada kalimat yang resmi, baik itu dalam suatu tulisan maupun dalam pengungkapan kata-kata.
Kata-kata baku yaitu kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang sudah di tentukan sebelumnya dan suatu kata bisa disebut dengan kata tidak baku jika kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. ketidakbakuan suatu kata bukan hanya ditimbulkan oleh salah penulisan saja, akan tetapi bisa juga disebabkan oleh pengucapan yang salah dan penyusunan suatu kalimat yang tidak benar. Biasanya kata tidak baku selalu muncul dalam percakapan kita sehari-hari.
Penjelasan lengkap mengenai Kata Baku & Tidak Baku
Kata baku biasanya sering digunakan ketika:
- Membuat karya ilmiah.
- Membuat surat lamaran pekerjaan.
- Membuat surat dinas, surat edaran dan surat resmi lainnya.
- Membuat laporan.
- Membuat nota dinas.
- Saat berpidato dan rapat dinas.
- Saat musyawarah atau diskusi.
- Surat menyurat antara organisasi, instansi atau lembaga, dan lain-lain.
B. Penjelasan mengenai kata tidak baku
Kata tidak baku adalah kata yang digunakan tidak sesuai dengan pedoman atau kaidah bahasa sudah ditentukan. Biasanya kata tidak baku sering digunakan saat percakapan sehari-hari atau dalam bahasa tutur. Adapun faktor-faktor yang dapat menyebabkan munculnya kata tidak baku, yang diantaranya sebagai berikut ini:
- Yang menggunakan bahasa tidak mengetahui bentuk penulisan dari kata yang dia maksud.
- Yang menggunakan bahasa tidak memperbaiki kesalahan dari penggunaan suatu kata, itulah yang menyebabkan kata tidak baku selalu ada.
- Yang menggunakan bahasa sudah terpengaruh oleh orang-orang yang terbiasa menggunakan kata yang tidak baku.
- Dan yang terakhir, yang menggunakan bahasa sudah terbiasa memakai kata tidak baku.
Huruf A
Acap kali (bukan) Acapkali
Adakalanya (bukan) Ada kalanya
Adang (bukan) Hadang
Aerobik (bukan) Erobik
Afdal (bukan) Afdhol, Afdol
aktivitas (bukan) aktifitas
Akuarium (bukan) Aquarium
Alquran (bukan) Al-Quran, Al-Qur’an
Ambulans (bukan) Ambulan, Ambulance
Amfibi (bukan) Amphibi, Ampibi
Analisis (bukan) Analisa
Anda (bukan) anda
Andal (bukan) Handal
Andam (bukan) Handam
Antre (bukan) Antri
Anugerah (bukan) Anugrah
Anutan (bukan) Panutan
Apotek (bukan) Apotik
Asas (bukan) Azas
Asasi (bukan) Azasi
Ateis (bukan) Atheis
Atlet (bukan) Atlit
Atmosfer (bukan) Atmosfir
Autentik (bukan) Otentik
Autobiografi (bukan) Otobiografi
Azan (bukan) Adzan
Aktif-Aktip
Apotek-Apotik
Aktivitas-Aktifitas
Analisis-Analisa
Atlet-Atlit
Asas-Azas
Atmosfer-Atmosfir
Kata baku
Aerobic-Erobik-
Antarinstansi-Antar-instansi
Akhir-Ahir-
Huruf B
Balsam (bukan) Balsem
Belasungkawa (bukan) Bela sungkawa
Berangus (bukan) Brangus
Berengsek (bukan) Brengsek
Berkah (bukan) Barokah
Besok (bukan) Esok
Bumiputra (bukan) Bumi putra
Bus (bukan) Bis
Huruf C
Cabai (bukan) Cabe
Capai (bukan) Capek
Cendekiawan (bukan) Cendikiawan
Cenderamata (bukan) Cinderamata
Cengkih (bukan) Cengkeh
Huruf D
Daripada (bukan) Dari pada
Debit (bukan) Debet
Definisi (bukan) Difinisi
Desain (bukan) Disain
Detail (bukan) Detil
Diagnosis (bukan) Diaganosa
Doa (bukan) Do’a
Dolar (bukan) Dollar
Dukacita (bukan) Duka cita
Definisi-Difinisi
Dipersilakan-Dipersilahkan-
Diesel-Disel-
Dipindahkan-Dipindah-
daftar-daptar
Dolar-Dollar-
definisi-difinisi
depot-depo
diagnosis-diagnosa
detail-detil
diferensial-differensial
disahkan-disyahkan
dipersilakan-dipersilahkan
Huruf E
Efektivitas (bukan) Efektifitas
Eksem (bukan) Eksim
Ekstrem (bukan) Ekstrim
Elektrode (bukan) Elektroda
Elips (bukan) Elip
Elite (bukan) Elit
Email (bukan) E-mail
Embus (bukan) Hembus
Empas (bukan) Hempas
Esens (bukan) Esense
Ekspor-Eksport
Ekuivalen-Ekwivalen
Ekstrem-Ekstrim
Embus-Hembus
Esai-Esei
Huruf F
Faksimile (bukan) Faksimili
Februari (bukan) Pebruari
Fondasi (bukan) Pondasi
Fotokopi (bukan) Photocopy
Frekuensi (bukan) Frekwensi
Huruf G
Geladi (bukan) Gladi
Genius (bukan) Jenius
Genting (bukan) Genteng
Glukosa (bukan) Glukose
Huruf H
Hadis (bukan) Hadits
Hafal (bukan) Hapal
Hakikat (bukan) Hakekat
Halalbihalal (bukan) Halal bihalal
Harfiah (bukan) Harafiah
Hierarki (bukan) Hirarki
Hipotesis (bukan) Hipotesa
Huruf I
Ijazah (bukan) Ijasah
Imajinasi (bukan) Imaginasi
Imbau (bukan) Himbau
Impit (bukan) Himpit
Indra (bukan) Indera
Ingin (bukan) Pengen
Insaf (bukan) Insyaf
Intelijen (bukan) Intelejen
Introspeksi (bukan) Interopeksi
Isap (bukan) Hisap
Huruf J
Jadwal (bukan) Jadual
Jemawa (bukan) Jumawa
Jender (bukan) Gender
Jenderal (bukan) Jendral
Jumat (bukan) Jum’at
Huruf K
Kabar (bukan) Khabar
Kacamata (bukan) Kaca mata
Kaidah (bukan) Kaedah
Kanguru (bukan) Kangguru
Kanker (bukan) Kangker
Karena (bukan) Karna
Karier (bukan) Karir
Karisma (bukan) Kharisma
Kasatmata (bukan) Kasat mata
Kategori (bukan) Katagori
Kaus (bukan) Kaos
Kempis (bukan) Kempes
Kendaraan (bukan) Kenderaan
Kesatria (bukan) Ksatria
Khawatir (bukan) Kuatir
Khotbah (bukan) Khutbah
Khuldi (bukan) Kuldi
Khusyuk (bukan) Khusuk
Kiai (bukan) Kiyai
Kilometer (bukan) Kilo meter
Komoditas (bukan) Komoditi
Komplet (bukan) Komplit
Konferensi (bukan) Konperensi
Kongres (bukan) Konggres
Konkret (bukan) Kongkrit
Konstanta (bukan) Konstan
Kosakata (bukan) Kosa kata
Kover (bukan) Cover
Kredit (bukan) Kridit
Kualitas (bukan) Kwalitas
Kuantitas (bukan) Kwantitas
Kuintal (bukan) Kintal
Kuitansi (bukan) Kwitansi
Kuota (bukan) Kwota, Kuotum
Huruf L
Laba-Laba (bukan) Labah-Labah
Lahad (bukan) Lahat
Lembap (bukan) Lembab
Lever (bukan) Liver
Limfa (bukan) Limpa
Linear (bukan) Linier
Lokakarya (bukan) Loka karya
Lubang (bukan) Lobang
Huruf M
Maaf (bukan) Ma’af
Majelis (bukan) Majlis
Makhluk (bukan) Mahluk
Manajemen (bukan) Managemen
Mangkuk (bukan) Mangkok
Marah (bukan) Amarah
Masjid (bukan) Mesjid
Massal (bukan) Masal
Masyhur (bukan) Mashur
Matang (bukan) Mateng
Memercayakan (bukan) Mempercayakan
Memercayakan (bukan) Mempercayakan
Memesona (bukan) Mempesona
Memopulerkan (bukan) Mempopulerkan
Mencuci (bukan) Menyuci
Menopause (bukan) Monopause, Manopause
Menyontek (bukan) Mencontek
Merek (bukan) Merk
Mesti (bukan) Musti
Meterai (bukan) Materai
Metode (bukan) Metoda
Mikrob (bukan) Mikroba
Miliar (bukan) Milyar
Misi (bukan) Missi
Monarki (bukan) Monarkhi
Mozaik (bukan) Mosaik
Muazin (bukan) Muadzin, Muadin
Mungkir (bukan) Pungkir
Museum (bukan) Musium
Manajemen-Managemen-
Memproklamasikan-Memproklamirkan-
Manajer-Manager-
Mencolok-Menyolok-
Mendefinisikan-Mendifinisikan-
Menerjemahkan-Menterjemahkan
Menerapkan-Menterapkan-
Mengelola-Melola-
Mengesampingkan-Mengenyampingkan-
Mengubah-Mengobah/merubah
Mengkritik-Mengeritik-
Menyukseskan-Mensukseskan-
Mesti-Musti
Motif-Motip
Metode-Metoda
Motivasi-Motifasi
Huruf N
Nakhoda (bukan) Nahkoda, Nakoda
Napas (bukan) Nafas
Nasihat (bukan) Nasehat
Netralisasi (bukan) Netralisir
Huruf O
Objek (bukan) Obyek
Ojek (bukan) Ojeg
Olahraga (bukan) Olah raga
Omzet (bukan) Omset
Orang tua (bukan) Orangtua
Otomatis (bukan) Automatis
Objektif - obyektif
Objek - obyek
Ons-On
Huruf P
Paham (bukan) Faham
Pancaindra (bukan) Pancaindera, Panca Indera
Pancaroba (bukan) Panca roba
Paspor (bukan) Pasport
Peduli (bukan) Perduli
Pembaruan (bukan) Pembaharuan
Pergedel (bukan) Perkedel
Perilaku (bukan) Prilaku
Permukiman (bukan) Pemukiman
Persentase (bukan) Presentase
Petai (bukan) Pete
Petai (bukan) Pete
Pikir (bukan) Fikir
Praktik (bukan) Praktek
Prancis (bukan) Perancis
Priayi (bukan) Priyayi
Proklamasi (bukan) Proklamir
Protagonis (bukan) Protogonis
Provinsi (bukan) Propinsi
Putra (bukan) Putera
Putri (bukan) Puteri
Huruf R
Rapi (bukan) Rapih
Realitas (bukan) Realita
Restoran (bukan) Restauran
Rezeki (bukan) Rizki, Rejeki
Rezim (bukan) Rejim
Risiko (bukan) Resiko
Ritme (bukan) Ritma
Roboh (bukan) Rubuh
Rohani (bukan) Ruhani
Rontgen (bukan) Ronsen
Huruf S
Sah (bukan) Syah
Sahaja (bukan) Sehaja
Saksama (bukan) Seksama
Samudra (bukan) Samudera
Saputangan (bukan) Sapu tangan
Saraf (bukan) Syaraf, Sarap
Satai (bukan) Sate
Segitiga (bukan) Segi tiga
Sekadar (bukan) Sekedar
Sekretaris (bukan) Sekertaris
Sekular (bukan) Sekuler
Sepak bola (bukan) Sepakbola
Seriawan (bukan) Sariawan
Setan (bukan) Syaitan, Syetan
Shalat (bukan) Salat
Silakan (bukan) Silahkan
Sintesis (bukan) Sintesa
Sistem (bukan) Sistim
Sontek (bukan) Contek
Sportivitas (bukan) Sportifitas
Standardisasi (bukan) Standarisasi
Stroberi (bukan) Strawbery
Subjek (bukan) Subyek
Sumatra (bukan) Sumatera
Surah (bukan) Surat
Surga (bukan) Syurga, sorga
Sutra (bukan) Sutera
Syubhat (bukan) Subhat
Saksama-Seksama
Selagi-Mumpung
Sekretaris-Sekertaris
Silakan-Silahkan
Sistematis-Sistimatis
Sintesis-Sintesa
Sistem-Sistim
Spiritual-Spiritual
Spesies-Spesis-
Standardisasi-Standarisasi
Stasiun-Setasiun-
Subjektif-Subyektip-
Subjek-Subyek-
Survei-Survai-
Syukur-Sukur
Huruf T
Takhayul (bukan) Tahayul
Takhta (bukan) Tahta
Takwa (bukan) Taqwa
Tampak (bukan) Nampak
Tanda tangan (bukan) Tandatangan
Taoco (bukan) Tauco
Taoge (bukan) Tauge/Toge
Teknologi (bukan) Tekhnologi
Teladan (bukan) Tauladan
Teladan (bukan) Tauladan
Telanjur (bukan) Terlanjur
Telantar (bukan) Terlantar
Telentang (bukan) Terlentang
Telepon (bukan) Telpon, Telfon, Tilpon
Tenteram (bukan) Tentram
Teoretis (bukan) Teoritis
Terampil (bukan) Trampil
Tetapi (bukan) Tapi
Tobat (bukan) Taubat
Tolan (bukan) Taulan
Topan (bukan) Taufan
Huruf U
Ubah (bukan) Rubah
Ubah (bukan) Rubah
Unta (bukan) Onta
Urine (bukan) Urin
Ustaz (bukan) Ustadz, Ustad
Ustazah (bukan) Ustadzah
Utang (bukan) Hutang
Huruf w
Wiraswasta (bukan) Wirausaha
Huruf Y
Yudikatif (bukan) Judikatif
Yudisial (bukan) Judisial
Huruf Z
Zaman (bukan) Jaman
Zikir (bukan) Dzikir
Zuhur (bukan) Dzuhur, Lohor
Lanjutan.....
KATA BAKU
DAN KATA TIDAK BAKU
Kata baku F kata yang mengikuti kaidah bahasa yang telah ditentukan.
Kata tidak baku ► kata yang tidak mengikuti kaidah bahasa yang berlaku.
Kaidah atau peraturan dalam bahasa Indonesia meliputi
Ø Buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan
Ø Kamus Besar Bahasa Indonesia
Ø Buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia
Contoh
A. Penulisan Kata Dasar
|
No |
Tidak Baku |
Baku |
|
1 2 3 4 5 6 7 |
abjat Bis cabe dekoratip extra formil gisi |
abjad bus cabai dekoratif ekstra formal Gizi |
|
8 9 10 11 12 13 14 15 |
hakekat ijin jaman kwitansi lobang mubadir nampak obyek |
hakikat izin zaman kuitansi lubang mubazir tampak objek |
|
16 17 18 19 20 21 22 23 24 |
pasport Qur’an Rebo sistim tauladan ujud villa waqaf yudikatip |
paspor Quran Rabu sistem teladan wujud vila wakaf yudikatif |
B. Contoh Penulisan Kata Jadian
|
No |
Tidak Baku |
Baku |
|
1 2 3 4 5 |
mempel bertanggungjawab mentaati berterbangan mentertawakan |
mengepel bertanggung jawab menaati beterbangan menertawakan |
C. Contoh Penulisan Kalimat
1) Kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945.
Ø Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.
2) Semua peserta daripada pertemuan itu sudah pada hadir.
Ø Semua peserta pertemuan itu sudah hadir.
3) Bilang dahulu dong sama saya punya bini.
Ø Bicarakan dahulu dengan istri saya.
4) Panitia harus membuat laporan pertanggungan jawab kegiatan.
Ø Panitia harus membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan.
5) Tolong, potokopykan ijasah ini rangkap lima.
Ø Tolong, fotokopikan ijazah ini rangkap lima.
6) Memang kebangetan itu anak belum mandi sudah makan gado-gado.
Ø Memang keterlaluan anak itu belum mandi sudah makan gado-gado.
KATA SERAPAN
Kata Serapan
Ø Perbendaharaan kata bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa lain, seperti bahasa daerah dan bahasa asing.
A. Contoh Pengaruh Perbendaharaan Kata
Ø bahasa Jawa : lowongan, beres, pamong praja, sewenang-wenang
Ø bahasa Sunda: camat, anjangsana, meriang, sewajarnya, mendingan
Ø bahasa Minangkabau: cetus, heboh, lamban cemooh, ejek
Ø bahasa Sansekerta: perdana, perkara, agama, bijaksana, sengsara, surga
Ø bahasa Arab: ikhtiar, hikmah, khidmat, mahkamah, akhlak, majelis
Ø bahasa Tionghoa: lonceng, sampan, sinshe, bakpau, tauco
Ø bahasa Inggris: badminton, kiper, raket, notes, parlemen
Ø bahasa Belanda: program, motor, persekot, pelopor, radio, gerilya
B. Contoh Pengaruh Imbuhan
|
Awalan |
Makna |
Contoh |
|
a- an- ab- i- im- de- non- re- |
tidak tidak tidak tidak tidak tidak tidak kembali |
asusila, asosial, amoral anorganik, anaerob abnormal irasional, imoral improduktif, desentralisasi, demobilisasi nonblok, nonpolitik reorganisasi, regenerasi
|
|
swa- dwi- pra- eks- para- pramu- serba- tuna- maha- antar- |
sendiri dua sebelum bekas banyak pembantu semua Kurang besar antara |
swadaya, swabelajar dwiwarna, dwibahasa prasejarah, prakata eks pejuang, eks pelajar para tamu, para siswa pramuwisma, pramuniaga serbaada, serbaguna tunawisma, tunanetra mahasiswa, mahabesar antarkota, antarpulau |
|
kontra- hiper- semi- nara- anti- i- wi- -is |
menentang lebih setengah orang lawan bersifat bersifat sifat orang |
kontrasepsi, kontrarevolusi hipertensi, hiperaktif semifinal, semipermanen narapidana, narasumber antipenjajah, antinarkoba alami duniawi, manusiawi dinamis, ekonomis nasionalis, pancasilais |
|
-if -ah -wan -man -wati -or -om -og -us -isasi |
sifat sifat orang orang orang orang orang orang orang orang
|
produktif, agresif jasmaniah, rohaniah wartawan, fisikawan budiman, seniman seniwati, karyawti narator, koruptor ekonom, astronom psikolog musikus, politikus nasionalisasi, modernisasi |
C. Contoh Penulisan Unsur Serapan
|
No |
Kata Asing |
Kata Serapan |
|
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 |
audiogram central accalamation vaccine octaaf technique machine check castra effective system geometry factor riem pasient contingent komfoor cartoon coordination phase aquarium frequency rhythm schema |
audiogram sentral aklamasi vaksin oktaf teknik mesin cek sastra efektif sistem geometri faktor rim pasien
kontingen kompor kartun koordinasi fase akuarium frekuensi ritme skema |
CONTOH SOAL
1. Kalimat yang menggunakan kata tidak baku adalah …
a) Menurut diagnosa dokter pasien itu mengidap penyakit leukimia.
b) Tolong, Mir, belikan obat di apotek.
c) Sistem pelayanan rumah sakit itu baik.
d) Setelah Reysa melunasi biaya perawatan, ia minta kuitansi.
2. Penggunaan imbuhan asing yang salah terdapat pada kalimat …
a) Ismail Marzuki komponis terkenal.
b) Ikan banyak mengandung protein hewaniah.
c) Allah akan menilai setiap manusia dari segi amaliahnya.
d) Janganlah kita selalu mengutamakan kepentingan duniawi.
3. Awalnya saya nggak tertarik dengan kegiatan ini. Karena temen deket yang ngajak, saya tidak dapat menolaknya. Meskipun keluar duit, saya tidak nyesel. Ternyata , kegiatan ini berkesan banget.
Jumlah kata tak baku dalam paragraf tersebut adalah …
a. 4 b. 5 c. 6 d. 7
4. Perhatikan tabel berikut!
|
A |
B |
C |
D |
|
taksi |
taksi |
taksi |
taksi |
|
sistim |
sistem |
metode |
metoda |
|
tehnik |
teknik |
syah |
sah |
|
central |
sentral |
konggres |
kongres |
Daftar kata baku terdapat pada kolom ….
a. A b. B c. C d. D
5. Rani membeli obat ke …. Tidak lupa ia meminta … sebagai tanda pembayaran. Ia tidak mau membeli obat sembarangan, khawatir …jelek.
Kata-kata baku yang sesuai untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ….
a. apotik, kwitansi, kwalitas
b. apotek, kuitansi, kualitas
c. apotek, kwitansi, kwualitas
d. apotik, kuitansi, kualitas
6. Pada era gelobalisasi, kita dituntut mempunyai kreatifitas yang tinggi dan tidak gagap tehnologi modren.
Perbaikan penulisan kata bercetak miring tersebut adalah …
a. globalisasi b. globalisasi
kreatifitas kreativitas
teknologi teknologi
modern modern
c. globalisasi d. globalisasi
kreativitas kreatifitas
tehnologi teknologi
modern moderen
7. Untuk menejemen enerji diperlukan keterampilan khusus.
Kata baku dari kata bercetak miring tersebut adalah …
a. manajement-energi
b. managemen-energi
c. manajemen –energi
d. managemen-energi
8. Minggu yang lalu saya pergi ke Bogor sama teman. Tujuannya nengok nenek yang sedang sakit. Kami naik taxi agar cepat sampai. Betapa senang hati nenek dengan kedatangan kami.
Kata tidak baku dalam paragraf tersebut adalah ….
a. pergi, tujuan, cepat
b. sama, nengok, taxi
c. teman, nengok, sampai
d. sedang, teman, senang



Komentar
Posting Komentar