Kumpulan Puisi // Elfigita Suryati- SADANA SMANSAP -

Tentang dunia menulis tak kenal usia. Menulis itu tentang apa yang ada dalam isi kepala dituangkan dalam bentuk ulasan fiksi meniti pada diksi dan non fiksi tentang semesta.


Hujan terus mengguyur berbalut dingin, awal januari hingga penghujung bulan maret tahun ini. Hujan itu menumbuhkan rasa rindu. Jika rindu bertemulah, terbayarkan. Oh ya, bukan menyalahkan gerimis. Jika rindu tulislah, jika tentang kehilangan tulislah, jika ada mimpi tulislah, dalam kisah nanti dikisahkan masing masing. Tidak ada kata terlambat untuk memulai. 


Menulis adalah bekerja untuk keabadian (Pramoedya Ananta Toer). Definisi selanjutnya "menulislah sampai engkau bernafas dengan kata kata" (Gusty Rikarno) beliau adalah pimpinan umum Media Pendidikan Cakrawala NTT dengan sapaan akrab kakak Gusti. 


Kini benih-benih literasi tumbuh subur di "Komunitas Literasi SADANA SMANSAP" mengukir jejak di dinding kaki langit SMA Negeri 2 Macang Pacar. 


***

Elfigita Suryati adalah peserta didik kelas XI program Bahasa yang memiliki bakat dalam olah raga ππ„π‘πŠπ„πŒπˆ (π‘ƒπ‘’π‘Ÿπ‘ π‘Žπ‘’π‘‘π‘Žπ‘Ÿπ‘Žπ‘Žπ‘› π‘†β„Žπ‘œπ‘Ÿπ‘–π‘›π‘—π‘– πΎπ‘’π‘šπ‘π‘œ πΌπ‘›π‘‘π‘œπ‘›π‘’π‘ π‘–a). Selain itu, Elfi juga sangat aktif dalam dunia menulis.


Selamat membaca...Salam Literasi πŸ‘†πŸ—’️✍️



***

Mencintai Dalam Diam


Malam semakin kelam

Ku termenung dalam hayalanku

Rasa yang begitu indah

Membuatku tersenyum sendiri didalam sepi

Walaupun semuanya ini

Hanya bisa kupendam didalam hati

Yang takan hilang sepanjang hari

Hanya lewat goresan kata

Ku ungkapkan segenap rasa


Aku tak tahu dari mana kumulai cerita ini

Pelan-pelan kabut merayap dihati

Aku hanya bisa mencintaimu dalam diam

Cuma bisa menahan rindu yang kian terpendam

Ingin sekali aku memilikimu

Tapi,berkata denganmu saja ku tak mampu

Angin membisu melihatku

Yang tersimpung malu akan kebahagianku


Noa,15 Oktober 2021


***

Pahlawanku



Wahai engkau pahlawanku

Engkau adalah sosok terkenang dalam hidupku

Begitu banyak jasa jasamu 

Begitu besar pengorbananmu dulu

Terlintang luas dalam pikiranku


Engkaulah pahlawanku

Pahlawan yang tak terkalahkan

Sosok yang tangguh dalam rintangan

Yang setia bertahan dalam peperangan

Tubuhmu kau relakan tuk bertarung melawan penjajahan 

Harapan dan senjata yang menjadi keyakinan

Terus maju tampa takut dan bimbang

Walaupun nyawa melayang


Wahai engkau pahlawanku

Suaramu menggelegar

Darahmu tertumpah

Hingga kau mati dimedan pertempuran

Mengusir mereka agar indonesia merdeka

Kuberjanji akan kukenang jasamu sepanjang masa.


Noa,15 Oktober 2021


***

Guruku


Guru

Engkau adalah lentera kegelapanku 

Engkau adalah embun penyejukku 

Tampamu aku tidak tahu 

Apakah arti dari kata itu


Guru

Engkau begitu hebat

Tampamu kata sukses hanyalah sebatas mimpi

Tapi karna perjuanganmu yang luar biasa 

Engkau mampu mengubah semuanya itu menjadi nyata


Sabar sabar dan sabar

Itulah kata kuncimu dalam mendidikku 

Sungguh aku tidak tahu

Dengan cara apa aku membalasnya nanti

Hanya kata trimakasih kuucapkan untukmu pejuang kesuksesanku 

Trimakasih atas segala waktumu

Trimakasih atas segala yang kau berikan untukku

Jujur jiwaku hampa jika tak mengenalmu


Noa, 9 November 2021


***

Taman Ilmu


Kau adalah sekumpulan bunga

Yang terdiam merajut kehidupan

Berdiri kokoh dalam kesunyian

Tapi memiliki makna yang kuat dalam pengetahuan


Jiwa rapuh dan tak berwawasan

Hingga kujadikan kau pajangan

Yang teryata kaulah sumber kehidupan dan pengetahuan


Kini kupulihkan diri dari kebekuan

Dari kehampaan yang mendalam

Dari keegoisan yang kian mencekam

Agar aku memperoleh pengetahuan

Kelak menjadi cendekiawan

Yang sesuai dengan keinginan dan harapan


Noa, 09 November 2021


***

Rindu



Gemuruh hati merindu

Inginku mengisi waktu bersamamu

Dirimu adalah cerita dalam kalbuku

Tentangmu seakan alunan lagu yang mengarahkanku untuk tetap bersabar menunggu


Waktu kian berputar

Tak kuat rasanya aku untuk bersabar

Sebab rinduku semakin menggebu

Tampamu hari-hariku tak menentu


Sungguh..

Dirimu yang membuatku tak lugu

Mencintaimu tak pernah kuragu

Kini cuma kamu yang kutunggu

Berdoa saja semoga Tuhan mau menyatu


Noa,06 Februari 2022


***

Hujan


Kau datang dengan egomu yang tinggi

Hingga kau basahi tubuh para petani

Para papa sibuk bekerja diladangnya sendiri

Demi mendapatkan sesuap nasi


Tapi kamu 

Kamu tak menghargai 

Kau sama sekali tak peduli

Tetesanmu semakin membasahi 

Hingga tubuh terselimuti oleh rintikanmu yang tiada bertepi


Ohhh hujan

Andaikan kamu tahu

Aku sangat benci denganmu

Kau datang seenaknya menguyur bumi dan segala isinya

Hingga kau tancapkan derita dan luka pada manusia


Kini kuingin kau pergi 

Dan berharap untuk takan kembali

Karna kau yang membuatku takut

Takut mencari sesuatu yang terbaik dalm hidup ini


Wangkung,28 Februari 2022


***

Impian


Kau yang membangunkanku

Dari keterpurukanku

Kau yang mengajarkanku

Untuk terus maju 

Kau pula yang mengingatkanku

Untuk terus melangkah menuju langit biru

Hingga ku dapati ilmu penunjang kesuksesanku


Walau banyak rintangan yang menghadang

Walau bnyak cobaan yang menghalang

Namun demi impianku yang terus melayang

Kucoba melewati semuanya dengan senyuman


Sejuta impian yang ku bayangkan

Sejuta rindu yang ku nantikan

Seribu cara kan kulakukan

Demi masa depan pasti kuperjuangkan


Terimakasi impian

Telah hadir dalam pikiran

Yang mengajarkanku arti kehidupan


Wangkung, 03 maret 2022


***


Cinta


Cinta adalah ukiran kata

Sederhana namun bermakna

Cinta itu ibaratkan senja

Sekejap namun tanjap dalam realita


Cinta itu sulit

Cinta itu rumit

Cinta itu pahit

Cinta itu sakit


Cinta ya cinta

Namanya cinta

Cinta itu hanya cerita

Cinta itu hanya bayangan semata

Banyak orang bercinta hanyak untuk menutup luka

Banyak orang bercinta hanya untuk mencari muka

Tanpa sadar kita bercinta 

Namun tak tahu arti dari realita


Kini cuma cinta yang leluasa

Cuma cinta yang berkuasa

Cinta yang hadirkan banyak kata

Sulit diungkapkan namun cepat dirasakan


Ohhh cinta 

mengapa musti ada cinta

Mengapa ada cinta namun ada juga luka 

Aku ingin sekali merasakan cinta

Cinta yang setia 

Cinta yang tak berujung luka

Cinta yang pasti akan bahagia selamanya


Wangkung 03 maret 2022

Oleh:Elfigita Suryati

Editor : Deo Hironimus

Penggerak Literasi SMA Negeri 2 Macang Pacar, Manggarai Barat, NTT.

Sahabat literasi Cakrawala NTT

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer